Mengatur Waktu

“Minggu depan UTS! Materi dari bab 5 – bab 10.”

“Deadline pengumpulan RBL minggu ini! Kerjakan juga tutorial bab 10!”

“Tugas besar PRD beserta laporannya dikumpulkan lusa!”

“Jangan lupa besok kumpul divisi acara, rundown sudah beres, ya.”

Huaa, tugas yang satu belum selesai, sudah muncul tugas baru, dari perkuliahan, dari organisasi. Rasanya seperti dihantam badai tugas dan ujian yang tidak berhenti-berhenti, never ending story. Ingin rasanya waktu di-skip saja supaya langsung ke liburan semester.

Mengeluh? Stress? Galau? Seandainya saja hanya dengan mengeluh dan galau,  tugas dan ujian menjadi selesai. Sayangnya tidak. Daripada menghabiskan waktu untuk galau, lebih baik tarik nafas sejenak, tenangkan diri, dan mulai mengatur waktu! Di saat banyak deadline seperti ini, baru terasa, bukan, betapa waktu 1 jam saja sangat berarti? Oleh karena itu, kita butuh manajemen waktu.

Tapi, bagaimana ya caranya mengatur waktu?

  1. List

Tulislah hal-hal yang harus kamu lakukan, kelompokkan berdasarkan kepentingan dan prioritas. Ada banyak aplikasi di smartphone yang dapat membantu kita membuat to-do list. Misalnya Google Keep.

  1. Plan

Tulis rencanamu dengan detail. Misal, hari Minggu jam 08.00-10.00 saya akan belajar untuk ujian kimia. Jam 10.00-12.00 saya akan mengerjakan tutorial fisika. Carilah waktu terbaik saat kamu bisa melakukan pekerjaan dengan fokus.

  1. Action

Kerjakan kegiatanmu sesuai rencana. Jangan lupa, berdoa dulu sebelum mengerjakan tugas dan belajar. Lakukan dengan hati lapang agar kamu tidak merasa belajar adalah suatu beban. Hubungi orang tua dan minta doa mereka agar semua hal yang kamu lakukan diberi kemudahan dan kelancaran.

  1. Re-check

Jika sudah dikerjakan, periksa kembali bahwa pekerjaanmu sudah selesai dan tidak ada yang terlewat.

Berita Terkait