SMPE SSDK ITB 2019 : Training Pengembangan Karakter Spesial Karya LTPB

Strategi Menjadi Pribadi Efektif dan Strategi Sukses di Kampus adalah Training Pengembangan Karakter tahunan yang diselenggarakan oleh LTPB (Lembaga Tahap Persiapan Bersama) ITB. Setiap tahun LTPB selalu berkomitmen untuk memberikan training pengembangan karakter yang terbaik untuk para mahasiswa baru. Tahun ini SMPE dan SSDK terselenggara dengan baik dan mengesankan. Melibatkan 160 lebih kakak trainer yang merupakan mahasiswa berprestasi secara akademik maupun non-akademik dan aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan, serta memiliki dedikasi tinggi dalam pendidikan dan pengembangan karakter. Sebanyak lebih kurang 4500 mahasiswa baru ITB Angkatan 2019 merasa termotivasi dan tergugah semangatnya untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri dalam hidupnya.

Kakak Trainer tengah menyampaikan materi kepada Adik Mahasiswa Baru


Menjadi Pribadi Efektif yang mampu meraih sukses di kampus, begitulah tujuan utama dari penyelenggaraan training ini. Mahasiswa baru diharapkan nantinya dapat menjadi mahasiswa yang memiliki nilai-nilai moral sebagai insan akademis. Mahasiswa yang mencerminkan sikap dan perilaku sebagai pribadi efektif, pribadi yang senantiasa diliputi kebaikan dan terus menerus meningkatkan kualitas dirinya.

Pada Kamis, 8 Agustus 2019, dilaksanakan Strategi Menjadi Pribadi Efektif (SMPE).
Kegiatan training ini diisi dengan materi-materi yang mengacu dan bereferensi dari buku ‘ 7 Habits of Highly Effective People – Steven Covey ‘ yang dibuat pada 1989.
Metode yang diterapkan secara umum pada ketujuh kebiasaan ini adalah See Do Get:
See : Paradigma kita melihat sebuah keadaan/masalah.
Do : Tindakan yang dilakukan terhadap masalah tersebut.
Get : Apa yang kita dapatkan setelah kita melakukan tindakan/respon tersebut.
Metode inipun terjadi secara sirkular berulang.

Berikut merupakan ringkasan singkat tentang 3 dari 7 Kebiasaan Efektif oleh Steven Covey.
1. Proaktif
Proaktif singkatnya membahas tentang bagaimana sebagai pribadi yang dapat merespon suatu keadaan dengan sebaik mungkin, dimana biasanya dibuat ‘rumus’ ketika sedang menghadapi suatu keadaan, STOP – THINK – DO.
Yang artinya, ketika kamu menghadapi suatu keadaan/masalah, maka (STOP) berhentilah/diam sejenak untuk menenangkan diri kemudian mencoba (THINK) menganalisa apa yang sedang terjadi, dan mencoba mencari jalan keluar atau setidaknya memikirkan apa yang harus/bisa segera dilakukan. Setelah sudah cukup tenang dan cukup siap, silakan (DO) apa yang sudah kamu rencanakan tadi.

2. Memulai Dengan Tujuan
Singkatnya, dengan melihat tujuan akhir, kita dapat mengetahui step-step yang harus diambil agar sesuai dengan tujuan kita nantinya.
Adapun tujuan ini dihubungkan dengan Tujuan Hidup, Mimpi, dan Target.
Kita membuat tujuan hidup secara general, kemudian dengan menyatakan mimpi yang lebih spesifik daripada tujuan hidup, dan kemudian kita dapat membuat target-target jangka panjang dan jangka pendek yang akan kamu capai.

3. Melakukan Sesuai Prioritas
Prioritas membahas tentang bagaimana kita mampu memanajemen waktu kita sesuai dengan penting, tidak penting, mendesak, dan tidak mendesak. Mengapa kita butuh hal ini? Karena waktu dan energi kita terbatas. Hal yang bersifat mendesak dan penting, dinamakan manajemen stres yang membuat diri kita dipaksa untuk melakukannya sesegera mungkin. Hal yang bersifat mendesak dan tidak penting dinamakan distraksi yang mampu memecah fokus kita. Hal yang bersifat tidak mendesak dan tidak penting dinamakan buang-buang waktu. Sedangkan hal yang bersifat penting tapi tidak mendesak merupakan waktu berkualitas, yang harapannya kita mampu mengekplorasi diri dan memaksimalkan kegiatan-kegiatan kita di waktu ini.

Kemudian, pada tanggal 12 Agustus 2019, LTPB mengadakan SSDK (Strategi Sukses di Kampus). Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa sesi, yaitu:
1. Tujuan Hidup dan Mimpi
Terdapat 4 tips dalam meraih tujuan hidup:
a. Definisikan mimpimu: bermimpilah setinggi mungkin dan janganlah membatasi dirimu
b. Refleksi dan evaluasi: membantu kita dalam melihat kembali dan evaluasi dari proses keberhasilan dan kegagalan yang telah dilalui
c. I’m SMART: tools untuk menentukan tujuan hidup, yaitu Impactful, Spesific, Measurable, Achieveable, Relevant, Time-Bound
d. Memiliki akuntabilitas: mimpi akan lebih kuat apabila diketahui oleh banyak orang, menjadikannya kekuatan lebih dari kita untuk bisa mewujudkannya

2. Strategi Bertahan di Kampus
Sesi ini diisi oleh para trainer SSDK/SMPE yang menceritakan perjalanan hidupnya selama di kampus Ganesha ini. Hal-hal yang dibahas diantaranya terkait perkembangan karakter, kompetisi dan karya, organisasi, perkuliahan, dan yang lainnya (seperti pengabdian masyarakat, exchange program, dll).

3. One on One Session
Kegiatan SSDK ini diakhiri dengan sesi one on one, dimana seluruh mahasiswa menceritakan pengalamannya secara personal kepada trainer masing-masing terkait kebaikan-kebaikan yang telah dilakukannya untuk lingkungannya, dimulai dari hal yang simpel dan kecil. Harapannya mahasiswa baru terpantik untuk terus melakukan kebaikan dan membawa energi positif ke lingkungan.

SMPE SSDK ITB 2019, Karakter pribadi efektif, penuh semangat dan ins[iratif, TING!

Berita Terkait