SMPE

Training Strategi Menjadi Pribadi Efektif (SMPE)

 

 

Kecerdasan Emosional adalah kemampuan  menggabungkan secara sadar Pikiran, Perasaan dan Tindakan, untuk bersahabat dengan diri sendiri dan orang lain

Six Second, 2001

SMPE

Training SMPE adalah training yang memberikan materi yang menuntun mahasiswa kepada pengenalan diri, penentuan pilihan dan berkontribusi terhadap lingkuangan yang harus dilakukan agar mencapai kesuksesan pribadi. Selain itu dikenalkan tentang pentingnya kecerdasan emosional (EQ) disamping kecerdasan intelektual (IQ). Pada dasarnya nilai dari kemampuan intelektual mahasiswa ITB berada di atas rata-rata atau cerdas. Dengan kemampuan intelektual yang di atas rata-rata ini mahasiswa seharusnya mampu menempuh pendidikan di ITB dengan baik. Namun ternyata kemampuan intelektual tidak cukup untuk membuat mahasiswa berhasil menempuh pendidikan di ITB.

Mahasiswa memerlukan kecerdasan emosional untuk mampu berinteraksi dengan rekan maupun civitas ITB secara baik. Oleh karena itu pelatihan ini akan memberikan bekal kepada mahasiswa baru tentang bagaimana berinteraksi, bertindak, bersikap dengan baik selama menempuh pendidikan di ITB. Pada materi SMPE diharapakan mahasiswa baru dapat mainkian kapsitasn skala kedewasaan yang di bagi menjadi tiga, ketergantungan, kemadirian dan terakhir kesalingketergantungan. Diharapkan mahasiswa ITB minimal sudah mencapai tahap kemadirian yang baik. Dan kemudian setalh berhasil mejadi lulusan ITB telah mencapai tahap kesalingketergantungan.

Secara garis besar pelatihan ini akan memberikan materi berikut :

Foundation

Foundation adalah materi awal di mana mahasiswa baru akan dikenalkan dan dibahas istilah – istilah yang akan menjadi dasar untuk materi berikutnya, yaitu:

  1. knowledge
  2. karakter
  3. prinsip
  4. paradigma
  5. kebiasaan

Kenali Dirimu

Pada materi kedua Mahasiswa baru akan diajak untuk mengenali karakter yang dimiliki oleh tiap individu. Metode yang dipakai untuk mengenali karakter pada masing masing individu adalah dengan menggunakan metode DISC yang merupakan kepanjangan dari dominant, influencer, steady, compliance. Dengan metode ini Mahasiswa baru diharapkan bisa mengenali karakternya dengan membagi karakter dasar menjadi 4 buah.

Karakter yang pertama adalah Dominant, di mana mahasiswa yang dominan aadalah orang yang Memiliki kepercayaan diri tinggi dan naluri memimpin yang alami. Ia cenderung kuat menggerakkan/ mempengaruhi orang lain,  aktif, berapi-api, dan berkemauan keras. Individu dengan karakter dominan memiliki kelebihan yaitu Yakin, Percaya Diri, Berkemauan Keras, Berani, dan Terus Terang. Namun memiliki kekurangan yaitu Otoriter, Kurang Simpatik, Ngotot, Kurang Sabar, dan Pemarah.

Karakter yang kedua adalah influencer. Mahasiswa yang influencer akan memiliki keceriaan, semangat yang tinggi, suka bergaul, bersahabat, dan menikmati hidup. Mahasiswa yang memiliki karakter influencer memiliki kelebihan yaitu Yakin, Percaya Diri, Berkemauan Keras, Berani, dan Terus Terang. Namun juga memiliki kelemahan yaitu Cerewet, Kekanak-kanakan, Tidak rapi, Suka pamer, Suka dipuji, dan Tidak teratur.

Karakter yang ketiga adalah Steady. Mahasiswa yang memiliki karakter steady adalah mahasiswa Si pecinta damai, tidak suka kekerasan, konsisten, stabil, , mengacu pada prosedur baku, ramah, dan menyenangkan. Mahasiswa ini memiliki kelebihan yaitu Suka Damai, Sabar, Ramah, Tidak Menyerang, dan Toleran. Namun memiliki kelemahan yaitu Pendiam, Takut, Tidak Tegas, Bimbang, dan Malas.

Yang terakhir adalah karakter Complience. Mahasiswa yang memliki karakter complience adalah mahasiswa yang memiliki standar tinggi, menginginkan kesempurnaan, detail, analitik, dan pemikiran yang mendalam. Mahasiswa dengan karakter ini memiliki kelebihan yaitu Teliti, Perencana, Terjadwal, Perfeksionis, dan Disiplin, namun memliki kekurangan yaitu mudah Khawatir, Sulit Merasa Puas, Tertutup, Bersikap Negatif, dan Curiga.

Pilih Jalanmu

Pada materi ketiga ini mahasiswa baru diajak untuk memahami 3 poin pertama dari skala kedewasaan yaitu Manajemen waktu, memiliki tujuan dan terakhir bersikap proaktif. Materi ini lebih ke arah pengenalan singkat dikarenakan detail implementasi akan dijelaskan di SSDK.

Lakukan Aksimu

Materi SMPE terakhir ialah lakukan aksimu, pada materi ini hanya akan dilakukan pengenalan dengan poin – poin  untuk menjadi kesalingketergantungan yaitu sinergi, memahami kemudian dipahami, dan berpikir menang – menang. Detail materi ini akan dibahas pada SSDk tahap 2.